Rasa Nyeri Pada Dada

Penyebab Nyeri di Dada | Sakit Dada - Diantara kita mungkin pernah merasakan rasa nyeri pada bagian dada yang sangat menyakitkan. Kita tentu penasaran dengan penyebab rasa sakit ini. Jangan pernah menganggap sepele dengan rasa sakit yang sering kita derita. Terkadang gejala rasa sakit seperti itu merupakan salah satu tanda-tanda penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian. Berikut beberapa penyebab rasa nyeri pada dada :

http://www.arenaterbaru.com/

Angina
Angina pectoris adalah nama latin untuk nyeri di dada, dan ini ditimbulkan oleh latihan (exercise), dan akan hilang jika anda istirahat. Pada CHD, nyeri itu datangnya dari serat otot di jantung, yang tidak mendapat oksigen yang cukup untuk pekerjaan yang mereka lakukan. Angina umumnya berlangsung sekitar 2 sampai 3 menit dan tidak lebih dari 10 menit.Ia bisa juga datang jika anda berjalan naik, melawan angin yang kencang atau jika anda naik tangga, tetapi bisa juga setelah pekerjaan yang enteng seperti memakai baju. Umumnya lebih buruk di udara dingin dan jika berolah raga setelah makan, membawa anjing jalan setelah makan pagi, misalnya.

Serangan Jantung
Nyerinya seperti angina, tetapi tidak seperti angina yang hilang jika anda istirahat, maka ini akan memburuk. Orang yang telah mengalaminya sering mengatakan bahwa ini adalah nyeri yang terburuk yang pernah mereka alami seumur hidup. Seseorang yang mendapat serangan jantung bisa terlihat abu-abu dan berkeringat dan terasa dingin jika disentuh. Mereka sering merasa sakit dan juga bisa muntah. Beberapa orang yang mendapat serangan jantung, sebelumnya belum pernah mempunyai gejala penyakit jantung - serangan datang begitu saja. Bagaimanapun juga, kebanyakan akan mempunyai beberapa sakit yang timbul hilang untuk beberapa minggu atau bulan sebelum pembuluh darah secara bertahap menyempit.

Pencernaan Buruk/Indigestion
Kerongkongan yang mehubungkan mulut dan perut, letaknya tepat dibelakang jantung dan memiliki suplai syaraf yang sama dengan jantung, jadi tidak mengejutkan bahwa nyeri yang berasal dari kerongkongan - heartburn (rasa panas dalam perut) - dapat dirasakan seperti nyeri dari jantung. Heartburn dapat terjadi kapan saja tetapi umumnya berhubungan dengan makanan, dimulai setengah jam atau lebih sesudah makan atau waktu perut kosong. Heartburn juga dapat terjadi waktu malam ketika anda terletak datar karena beberapa asam lambung dapat masuk balik ke kerongkongan dan meng-iritasinya. Makan lebih banyak atau minum susu atau antacids dapat meringankan heartburn, dan minuman panas dan alcohol akan membuat keadaan tambah buruk.

Pleurisy
Infeksi dada seperti pneumonia dapat mengakibatkan nyeri dada yang sangat yang disebut pleurisy. Nyerinya umumnya tajam, hanya disatu sisi dada dan menjadi sangat buruk jika anda batuk atau menarik napas dalam. Ini sangat berbeda dari nyeri tumpul yang konstan dari jantung, yang menyebar keseluruh dada. Radang dari selaput (membran) yang mengelilingi paru-paru juga dikenal sebagai pleurisy, sedangkan radang membran yang mengelilingi jantung dikenal sebagai pericarditis.

Sakit Otot/Muscle Pain
Sepanjang punggung dan antara tulang rusuk terdapat otot-otot yang memainkan peran penting dalam pernapasan dan seperti semua otot, mereka dapat terkena nyeri rematik (rheumatic pain). Nyeri ini umumnya terbatas hanya pada satu area kecil didada, didepan atau di belakang. Ia akan memburuk ketika duduk atau tiduran diposisi tertentu atau ketika anda memutar badan. Ini dapat berlangsung dari beberapa jam sampai beberapa hari dan kemudian mungkin mereka menghilang sebelum balik kembali beberapa minggu kemudian.

Neurosis Jantung/Cardiac Neurosis
Penyebab nyeri dada juga dapat disebabkan oleh penyebab psychosomatic. Ketakutan menyebabkan ketegangan dan jika ketegangan ini tidak disalurkan secara positif, maka penumpukan emosi akan menimbulkan gejala-gejala yang berhubungan dengan salah satu sistim didalam tubuh, dan jika jantung yang terpengaruh, ini disebut penyakit jantung psychosomatic dengan gejala-gejala seperti palpitasi, sesak napas dan nyeri menusuk yang tajam disekitar jantung.

Infeksi Virus/Viral Infections
Virus yang menyerupai virus-virus demam, flu dapat mempengaruhi cartilage yang menghubungkan tulang rusuk (rips) ke tulang dada (breastbone). Ketika ini terjadi, dada terasa lembek jika ditekan dan nyerinya berbeda dengan nyeri jantung.

Syaraf Terjepit/Trapped Nerve
Kadang-kadang tekanan kepada satu syaraf di punggung atau leher dapat menyebabkan nyeri yang menyebar turun ke lengan atau sekitar dada. Ini dapat disebabkan oleh kerusakan disc atau oleh arthritis di tulang punggung. Penyebab umum lainnya, terutama pada wanita, adalah runtuhnya satu tulang di tulang punggung. Biasanya karena akibat dari osteoporosis, dimana tulang menjadi tipis dan rapuh.

Spasme Koroner/Coronary Spasm
Ketika anda stres atau tegang maka tubuh mengeluarkan bahan-bahan kimia ke dalam darah, seperti kortisol dan adrenalin yang dapat membuat keping-keping darah menjadi lebih mudah untuk menggumpal. Meningkatnya bahan-bahan kimia ini diduga ikut memicu suatu keadaan yang disebut spasme koroner yaitu kontraksi dari arteri koroner yang dapat memicu angina atau bahkan serangan jantung. Spasme pembuluh darah disebabkan karena darah menjadi bersifat basa. Karbon dioksida, yang kita buang melalui paru-paru ketika kita buang napas, berbentuk asam karbonat didalam darah dan akan hilang jika kita bernapas tersengal-sengal, sehingga darah menjadi bersifat basa.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel