Mineral Makro - Ilmu Gizi

MINERAL MAKRO - Setelah pembahasan zat gizi mengenai karbohidrat, protein, lemak pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi mengenai mineral. Mineral di bagi menjadi 2 yaitu mineral makro dan mineral mikro. Yang termasuk dalam mineral makro yaitu : Natrium, Klorida, Kalium, Kalsium, Fosfor, Magnesium, Sulfur. Berikut penjabaran mengenai sumber, AKG, lokasi, fungsi, akibat kekurangan dan kelebihan Mineral Makro.


Natrium

Sumber : Garam dapur, makanan yang diproses dengan garam dapur, makanan hasil laut, susu, telur, makanan hewani.
AKG orang dewasa : 500-2400 mg.
Lokasi : 30-40% dalam tulang.
Fungsi : Kation utama cairan ekstra seluler, mengatur osmolaritas cairan, pH dan volume darah, membantu transmisi rangsangan saraf dan kontraksi otot.
Akibat kekurangan : Kejang otot, apatis, kurang nafsu makan.
Akibat kelebihan : Oedema, hipertensi akut.

Klorida
Sumber : Garam dapur dan makanan yang dilah dengan garam dapur, makanan hasil laut, susu, telur, daging.
AKG orang dewasa : 750 mg.
Lokasi : Anoin utamacairan ekstraseluler, hanya kurang dari 15% dalam cairan intraseluler.
Fungsi : Berfungsi bersama natrium sebagai buffer, keseimbangan elektrolit, aktifitas enzim komponen asam lambung; diperlukan untuk pencernaan.
Akibat kekurangan : Dalam keadaan normal jarang terjadi, hanya terjadi pada muntah dan diare atau keringat berlebihan.
Akibat kelebihan : Muntah.

Kalium

Sumber : Buah, susu, serelia, sayuran, kacang-kacangan.
AKG orang dewasa : 2000 mg.
Lokasi : Kation utama cairan intraseluler, hanya sedikit dalam cairan ekstraseluler.
Fungsi : Mengatur keseimbangan asam basa, osmolaritas, transfer membran sel, memelihara integritas sel, membantu kontraksi otot. Dipergunakan untuk metabolisme karbohidrat dan protein.
Akibat kekurangan : Kekurangan jarang terjadi. Dapat terjadi sebagai akibat penyakit ginjal, asidosis pada diabetes, muntah, diare atau keringat berlebihan.
Akibat kelebihan : Otot lemah dan muntah-muntah. Hiperkalemia akut dapat menyebabkan gagal jantung yang berakibat kematian.

Kalsium

Sumber : Susu dan hasil olahannya, ikan, udang, kerang dan kepiting; kacang-kacangan dan hasil olahannya, daun singkong, daun lamtoro.
AKG orang dewasa : 500-800 mg (Laki-laki) & 500-600 mg (Perempuan)
Lokasi : 99% kalsium ada dalam gigi dan tulang. Kalsium berbentuk ion dalam cairan tubuh diperlukan untuk transpor ion melewati membran sel. Kalsium juga terikat pada protein, sitrat atau asam anorganik.
Fungsi : Mineral utama dalam tulang dan gigi; berperan dalam kontraksi & relaksasi otot, fungsi saraf, penggumpalan darah, tekanan darah dan fungsi kekebalan.
Akibat kekurangan :
Gangguan pertumbuhan pada anak-anak; tulang keropos (osteoporosis) pada orang dewasa.
Akibat kelebihan :
Sembelit, resiko batu ginjal, kerusakan tulang, gangguan absorpsi mineral lain.

Fosfor

Sumber : Semua jaringan hewan; serelia; kacang-kacangan.
AKG orang dewasa : 500-800 mg (Laki-laki) & 450 mg (Perempuan).
Lokasi : ± 85% dalam bagian anorganik tulang dan gigi. Komponen tiap sel dan senyawa DNA, RNA, ATP dan fosfolipida.
Fungsi : Berperan dalam pemindahan energi; kalsifikasi tulang dan gigi; absorpsi dan transportasi zat gizi; sistem buffer.
Akibat kekurangan : Kekurangan belum diketahui.
Akibat kelebihan : Dapat menarik kalsium dari tubuh dan diekskresi sehingga menimbulkan kejang.

Magnesium

Sumber : Kacang-kacangan, serelia tumbuk, sayuran hijau, susu, coklat, teri.
AKG orang dewasa : 280 mg (Laki-laki) & 250 mg (Perempuan).
Lokasi : 60% dalam tulang dan gigi. 20% di otot, sisanya di jaringan lunak lain dan dalam cairan tubuh.
Fungsi : Magnesium bentuk ion berfungsi sebagai aktivator banyak enzim dengan demikian mempengaruhi hampir semua proses tubuh; mineralisasi tulang dan gigi, sintesis protein, kontraksi otot, transmisi saraf.
Akibat kekurangan : Lemah, bingung, halusinasi, sukar menelan, gagal jantung, gangguan peretumbuhan anak.
Akibat kelebihan : Belum diketahui.

Sulfur

Sumber : Semua sumber protein
AKG orang dewasa: dicukupi oleh asam amino esensial yang mengandung sulfur.
Fungsi : Sulfur berasal dari makanan terikat pada asam amino yang mengandung sulfur yang diperlukan untuk sintesis zat-zat penting. Berperan dalam reaksi oksidasi-reduksi. Bagian dari tiamin, biotin dan hormon insulin; membantu detoksifikasi.
Akibat kekurangan : Belum diketahui, bisa terjadi akibat kekurangan protein.
Akibat kelebihan : Terjadi bila konsumsi asam amino mengndung sulfur berlebihan pada hewan; menghambat pertumbuhan.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel